Cerita Relawan: Mala dari Semarang yang Menemukan Rumah
Mahasiswi dari Semarang yang datang untuk mengajar, pulang dengan hati yang berubah.
Mala (21), mahasiswi semester akhir dari Semarang, datang ke Mataram untuk mengikuti program Gerakan Relawan Mengajar selama sebulan. Ia mengaku awalnya gugup — belum pernah mengajar dan belum mengenal siapa pun di sana.
Hari Pertama
"Ingat betul hari pertama. Suara saya bergetar saat menyebut nama sendiri. Anak-anak justru tertawa dan menyemangati saya. Sejak itu saya tahu, tempat ini aman untuk belajar — termasuk untuk saya belajar mengajar," cerita Mala.
Sebulan yang Mengubah
Selama sebulan, Mala mengajar membaca dan berhitung di kelas literasi. Ia juga diajak menghadiri pertemuan warga dan belajar banyak dari budaya setempat. Setiap sore, ia menulis jurnal kecil berisi refleksi.
Pulang dengan Sesuatu yang Berbeda
"Mengajar mengubah cara saya memandang hidup. Saya yang datang untuk memberi, ternyata lebih banyak menerima. Saya pulang membawa nama-nama anak yang tidak akan saya lupakan, dan satu keyakinan: pendidikan adalah cara paling adil untuk mengubah hidup."
Daftar Sekarang
Kisah Mala adalah satu dari banyak cerita relawan UNRAM. Jika kamu merasakan panggilan yang sama, daftarkan dirimu melalui halaman Relawan.
Terkadang kita mengira akan menjadi cahaya, padahal justru kita yang ditemani di kegelapan.
Sampai jumpa di ruang belajar!